Minggu, 05 Juni 2011

tapak liman "obat herbal Indonesia"

TAPAK LIMAN
(Elephantopus scanber)
Famili : Compositae
Tapak liman (Indonesia), Tutup bumi (Sumatera); Balagaduk, jukut cancang, tapak liman (Sunda),; Tampak liman, tapak tangan, talpak tana (Madura),; Ku di dan (China).;
Asing : Prickly-leaved Elephants Foot
Daerah terdapatnya tapak liman: Sebenarnya Tapak liman berasal dari Amerika tropis, tetapi kini bisa ditemukan di banyak negara Asia, (contohnya Cina), dan di Polynesia. Di Indonesia tanaman ini tumbuh di atas dataran rumput, di pinggir jalan, tanggul dan di pinggir hutan pada ketinggian 1200 m dari permukaan laut.
Ciri – ciri tanaman
Tapak liman termasuk tanaman jenis rumput-rumputan yang tumbuh sepanjang tahun, berdiri tegak, berdaun hijau-tua. Daun rendahan berkumpul membentuk karangan di dekat akar-akar, dengan tangkai yang pendek; bentuknya panjang sampai bundar telur, berbulu, bentuknya besar sekitar 4-35 x 2-7cm. Bunganya berwarna merah-ungu, terbagi menjadi lima bagian dan mulai muncul sekitar bulan April sampai Oktober. Bunganya mekar antara Jam 13-14 siang, dimana bunganya siap untuk dibuahi oIeh serangga, dan sekitar jam 16 bunga telah tertutup kembali.Bunganya berwarna ungu dan tumbuh dari jantung daun. Pada tumbuhan ini terjadi pembuahan dini. Akar pada tanaman ini besar, kuat dan berbulu seperti pohon sikat.

SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGISDARI TAPAKLIMAN, Rasa pahit, pedas, sejuk. Penurun panas, Antibiotik, anti radang, peluruh air seni, menghilangkan pembengkakan, menetralkan racun. KANDUNGAN KIMIA bagi tapak liman: Daun: Epifriedelinol, lupeol, stiqmasterol, triacontan-1-ol, dotria-contan-1-ol, lupeol acetate, deoxyelephantopin, isodeoxyelephantopin, Bunga: Luteolin-7-glucoside.

Kegunaan tapak liman
Daunnya bisa digunakan sebagai obat demam, batuk, sariawan, mencret menahun, panas, penyakit cacing dan sebagai perangsang nafsu kelamin. Akarnya bila ditumbuk halus,bias juga dijadikan sebagai obat malaria pada anak-anak. Seluruh bagian tumbuhan digunakan untuk mengobati epistaxis (hidung berdarah), sakit kuning, infeksi saluran kencing, cacar air, busung, absces, borok, gigitan ular dan gigitan serangga.